Tampilkan postingan dengan label Printer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Printer. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2011

Cara Mengatasi Canon iP2770 Error 5200

Cara Mengatasi Canon iP2770 Error 5200 ImagePrinter Canon iP2770 merupakan printer ekonomis keluaran terbaru dari vendor Canon. Sebagaimana saudara-saudaranya sebelumnya, printer Canon iP2770 ini juga tidak luput dari masalah error yang akhir-akhir ini mulai muncul dan banyak diperbincangkan terutama di dunia maya.

Salah satu masalah printer iP2770 ini adalah keluar pada saat akan mulai proses print. Dan kalau dihitung jumlah blinkingnya yaitu 8x orange 1x hijau. Bagaimana cara mengatasinya?

Indikasi IP2770 error 5200 :

Pada saat printer iP2770 dihidupkan, printer ini akan melakukan inisialisasi ditandai dengan berkedipnya led hijau sampai led hijau menyala penuh. Printer iP2770 ini kelihatan normal dengan menyalanya led hijau ini. Tapi pada saat dilakukan print test ataupun print dokumen, tiba-tiba printer berhenti dan muncul error 5200 di layar monitor kita. Dan printer akan mengalami blinking dengan orange 8x hijau 1x.

Penyebab iP2770 error 5200 :

Printer ini menggunakan catridge tipe PG810 untuk hitam, dan CL811 untuk catridge warnanya. Ternyata kedua catridge ini memiliki sensor tekanan temperatur. Dan apabila sensor tekanan temperatur mendeteksi salah satu catridge ternyata ada masalah, maka printer iP2770 akan memunculkan pesan error 5200. di layar monitor. Dan ternyata yang sering bermasalah adalah catridge warnanya CL811.

Cara Mengatasi Canon iP2770 Error 5200 Image

Cara Mengatasi Canon IP2770 error 5200:

Cara Pertama :

Cara ini adalah cara yang paling mudah tapi mengeluarkan banyak uang yaitu dengan mengganti catridge warna iP2770 yang error 5200 tersebut, maka masalah pun teratasi.

Cara Kedua :

  • Printer iP2770 dalam keadaan mati dengan kabel listrik terpasang.
  • Tekan tombol RESUME 2 detik dan tahan, kemudian tekan tombol POWER sampai led hijau nyala.
  • Kemudian lepas tombol RESUME, tapi jangan lepas tombol POWER.
  • Sambil tombol POWER masih tertekan, tekan tombol RESUME 5 kali. Led akan menyala bergantian orange hijau dengan nyala terakhir orange.

PENTING : jangan sampai keliru hanya 4x tekan RESUME, karena printer akan mati total, tapi sifatnya sementara. Kalau hal ini terjadi, lepas kabel USB dan kabel listrik. Diamkan selama 2-4 jam, kemudian coba printer anda.

  • Lepaskan kedua tombol bersamaan.
  • Led hijau akan berkedip sebentar dan kemudian akan nyala penuh.
  • Dan Komputer akan mendeteksi hardware baru, abaikan saja.
  • Tekan tombol POWER, maka printer akan mati.
  • Tekan lagi tombol POWER maka printer akan nyala dan iP2770 yang tadi error 5200 sudah siap digunakan kembali.

Oya cara mengatasi iP2770 error 5200 yang kami jelaskan, sifatnya sementara sampai listrik dicabut. Jadi kalau listrik tercabut maka iP2770 akan error 5200 lagi. Dan cara mengatasinya yaitu ulangi langkah diatas.

Selamat mencoba!

Selasa, 08 November 2011

Cara Mudah Merawat Printer Agar Awet

Merawat lebih mudah daripada memperbaiki. Hal ini juga berlaku untuk printer anda yang butuh perawatan yang rutin sehingga bisa awet dan tahan lama.

Dan merawat printer tidak akan menyita waktu anda, karena hanya butuh beberapa menit saja. Berikut ini artikel tentang cara mudah merawat printer agar awet dan tahan lama. Mari kita simak bersama!

Cara Mudah Merawat Printer Agar Awet dan Tahan Lama:

  • Gunakan printer anda secara teratur dan berkala, minimal seminggu sekali.

Seringkali kita menjumpai hasil print dengan kualitas cetak yang kurang bagus, ada garis putih melintang, ataupun ada salah satu warna yang tidak keluar. Bahkan lebih parah lagi hasil print tidak kelihatan sama sekali.

Merawat printer dengan menggunakan printer secara berkala dan teratur ini akan menjaga agar tinta tetap mengalir dan membasahi nozzle tempat keluarnya tinta. Karena diameter nozzle ini sangat kecil sekali, maka akan sangat rawan terjadi kebuntuan akibat tinta kering yang tidak mengalir. Dan akibatnya head catridge bisa rusak, padahal harganya hampir sama dengan beli printer baru. Maka rawat printer anda agar hal ini tidak terjadi.

Tips : Anda bisa letakkan catatan kecil di depan monitor anda untuk mengingatkan agar selalu melakukan pencetakan setiap minggu secara rutin, baik untuk warna hitam maupun warna yang lain. Gunakan untuk mencetak foto ataupun gambar yang kaya warna.

  • Segera isi / refill jika tinta printer anda habis.

Cara merawat printer no 2 ini juga akan membuat awet dan tahan lama terhadap head catridge printer anda.

Cara Mudah Merawat Printer Agar Awet dan Tahan Lama Image

  • Matikan printer secara benar dengan menekan tombol powernya.

Cara merawat printer no 3 ini akan membuat head catridge printer anda selalu bersih dan terjaga dari kebuntuan. Karena dengan menekan tombol power untuk mematikan, maka printer akan secara otomatis melakukan pembersihan permukaan head sebelum parkir di tempatnya.

Jangan mematikan printer dengan mencabut kabel power secara langsung.

  • Jangan menggunakan kertas yang kotor dan berdebu

Jika anda menggunakan kertas yang kotor dan berdebu untuk mencetak, maka ini akan mengotori roll penarik kertas, dan lama kelamaan akan menyebabkan cepet aus dan akhirnya rusak. Efeknya adalah printer tidak akan bisa untuk menarik kertas.

Jadi cara merawat printer no 4 ini juga harus anda lakukan agar printer anda awet dan tahan lama.

  • Tutup printer dengan cover plastik agar debu dan kotoran tidak menempel ke printer.

Demikian cara mudah merawat printer agar awet dan tahan lama.

Selamat mencoba.

Mengenali Jenis - Jenis Printer

Printer adalah alat yang dapat kita gunakan untuk mencetak documen (tulisan, gambar dan tampilan lainnya) dari komputer ke media kertas atau yang sejenis. Saat ini terdapat beberapa merk printer yang beredar dipasaran seperti Epson, Hewlett Packard (HP), Canon, Lexmark dan yang lainnya.

Dari berbagai merek dan tipe printer yang ada, secara garis besar kita dapat mengelompokkan printer menjadi 3 jenis saja, yaitu printer inkjet, printer laserjet dan printer dot matrik. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari masing-masing printer tersebut, berikut sedikit ulasanya.


1. Printer Jenis InkJet

Printer jenis ini menggunakan tinta untuk mencetak dengan kualitas hasil cetakannya rata-rata cukup bagus tergantung merek dan tipe printer. Printer inkjet ini umumnya menggunakan tinta jenis dye yang merupakan jenis tinta dengan kelebihan hasil cetakan warna yang sempurna tetapi cepat luntur dan kurang tahan terhadap perubahan cuaca . Jenis tinta lainnya adalah tinta pigmen yang mempunyai karakteristik tidak cepat luntur, tidak cepat memudar apabila terkena matahari, waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta dye namun hasil cetakan warna tidak sebagus tinta dye. Gambar dibawah adalah printer jenis inkjet yang cukup populer (setidaknya yang pernah saya pake Mengenal Jenis Jenis Printer Image )Mengenal Jenis Jenis Printer ImageMenurut pengamatan penulis printer jenis inkjet merupakan jenis printer yang paling banyak digunakan di masyarakat hal ini kemungkinan besar disebabkan harga printer inkjet yang relative lebih murah yaitu mulai dari sekitar Rp 400.000. Jenis Printer All In One dan Printer Inpus merupakan jenis printer inkjet yang lagi popular saat ini. Dengan printer all in one ini kita bisa mendapatkan fasilitas tambahan yaitu scanner dan fotocopy selain fasilitas printer.

Sedangkan untuk printer inpus biasanya digunakan oleh warnet atau rental komputer dengan pertimbangan printer jenis ini lebih ekonomis dari segi pemakaian tintanya sehingga biaya cetak menjadi lebih murah, terlebih lagi saat ini perusaan Epson telah mengeluarkan tipe Epson L100 dan Epson L200 yang merupakan tinta inpus dengan tinta original pertama di Indonesia.

2. Printer Jenis Laser Jet

Printer laser adalah printer dengan bahan baku tinta berupa serbuk atau toner. Cara kerjanya yang mirip dengan mesin fotokopi sehingga menjadikan printer ini mempunyai kelebihan dalam hal kecepatan mencetak dokumen yang lebih cepat bila dibandingkan dengan jenis printer lainnya selain itu kualitas hasil cetakannya juga sangat bagus dan tinta lebih cepat kering bila dibandingkan dengan printer inkjet.

Mengenal Jenis Jenis Printer ImageGambar disamping adalah salah satu contoh printer laser yang pernah saya pake (cuma pake doang ya, bukan punya sendiri..) yaitu Printer HP2605dn. Dari pengalaman printer laser ini lumayan awet, terbukti printer yang dibeli sekitar 3 tahun yang lalu ini masih saya pake bersama 20-an user lain dan masih tetep OK.

Satu kekurangan Printer Laser adalah harganya yang reltif lebih mahal bila dibandingkan dengan printer inkjet sehingga printer Laser umumnya hanya dipakai oleh instansi atau perkantoran saja.

3. Printer Jenis Dot Matrik

Printer Dot-Matrix adalah jenis printer yang resolusi cetaknya masih sangat rendah hal ini disebabkan karena print head printer jenis ini terdiri dari jarum-jarum yang tersusun (sekitar 9-24 pin), nantinya jarum-jarum ini akan “memukul” pita (printer ribbon) sehingga membentuk sebuah karakter pada kertas. Printer jenis dot matrik memiliki kelebihan dari segi harga pita printer yang murah, awet digunakan terbukti dari beberapa printer dot matrik yang pernah saya temui sudah berumur diatas 8 tahun dan printer jenis ini bisa digunakan untuk mencetak kertas rangkap atau continuous form.

Mengenal Jenis Jenis Printer ImageDisamping kelebihan diatas Printer jenis dot matrik mempunyai kekurangan dalam hal kualitas cetakan yang tidak sebagus printer inkjet dan laserjet, printer jenis ini hanya cocok untuk mencetak dokumen berupa tulisan saja dan umumnya printer dot matrik hanya mempunyai satu warna, yaitu warna hitam. Ketika sedang mencetak, printer jenis ini mengeluarkan suara yang cukup keras yang ditimbulkan dari pergerakkan mekanik dan head printernya. Selain itu meskipun harga pita printernya cukup murah, harga printernya sendiri relatif mahal bila dibandingkan dengan printer jenis inkjet.

Demikianlah sedikit ulasan tentang jenis-jenis printer yang ada dipasaran, pastinya dalam memilih printer adalah berdasarkan kebutuhan bukan hanya kualitas cetakan dan harga semata.

Cara Mengatasi Printer Gak Bisa Nge-Print

Kejadian ini sering dikeluhkan oleh teman-teman saya dimana printer yang sedang dipake tiba-tiba seperti hang ga bisa nge-print. Saat dilihat pada jendela print queue, terlihat antrian dokumen yang hendak di-print tetapi tidak direspon oleh printer. Solusi yang paling simple adalah dengan me-restart komputer, tetapi sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengatasi printer yang macet ketika nge-print yaitu sebagai berikut:

1. Menghapus dokumen secara manual
Cara yang pertama adalah mencoba menghapus secara manual antrian dokumen pada jendela print queue tersebut. Bagi anda yang belum tau cara memunculkannya cukup double klik icon printer di bawah taskbar atau klik start, klik printer and faxes, double klik pada icon printer yang dikehendaki.

printer ga bisa ngeprint
Pada jendela print queue terdapat beberapa kolom yaitu:
  • DokumenName : yang merupakan nama dokumen yang kita cetak.
  • Status : status dokumen pada antrian yaitu spooling, paused atau printing.
  • Owner : user name orang yang mencetak dokumen
  • Pages : menampilkan jumlah halaman yang sudah dicetak dan jumlah keseluruhan halaman.
  • Size : ukuran dokumen dalam kilobytes
  • Submitted : menampilakan waktu pada saat dokumen dikirim ke printer.
Untuk menghapus dokumen dari daftar antrian cukup klik kanan dokumen tersebut dan pilih cancel.

2. Menghapus file di folder C:\WINDOWS\system32\spool\PRINTERS
Apabila cara yang pertama tidak berhasil, maka kita harus menghapus dokumen tersebut dari folder spool yang ada di folder Windows\System32. Untuk melakukan hal ini tentu saja account yang kita pakai harus memiliki previllage sebagai Administrator. Berikut cara menghapus file-file tersebut.
  1. Klik Start, klik Control Panel dan pilih Administrative tools, klik Service
  2. Cari “service” yang namanya Print Spooler kemudian klik kanan dan pilih Stop. Jangan ditutup dulu window Service


    printer spooler
  3. Buka folder C:\WINDOWS\system32\spool\PRINTERS
  4. Hapus semua file yang ada di folder PRINTERS tersebut.
  5. Kembali ke jendela Windows Services, klik kanan pada Print Spooler dan pilih Start
Setelah file-file di folder C:\WINDOWS\system32\spool\PRINTERS dihapus dan service Print Spooler aktif kita bisa memulai lagi mencetak dokumen.

3. Close Session
Untuk printer yang dipake secara rame-rame (sharing), kadangkala terjadi kasus dimana terdapat user yang tidak bisa mengirim dokumet ke printer sharing tersebut sementara user yang lain tidak bermasalah. Biasanya kalau kita lihat ke jendela Printer and Faxes maka status printer tersebut adalah unable to connet. Untuk mengatasi hal ini kita bisa melakukan langkah-langkah berikut ini:
  1. Buka jendela Computer Management. Klik kanan icon my computer, klik manage.
  2. Expand System Tools, kemudian expand Shared Folder, da klik Sessions.
  3. Pada jendela sebelah kanan terdapat daftar user yang terhubung ke komputer kita.
  4. Cara yang paling mudah blok aja semua user lalu pilih close session.


    printer macer
  5. Kemudian coba lagi user yang tadi untuk melihat status printer pada jendela Printer and Faxes, kalau statusnya sudah ready maka printer sharing tersebut bisa dipake untuk ngeprint lagi.
Demikianlah cara yang bisa kita lakukan apabila terdapat printer yang tidak bisa ngeprint. Cara tersebut biasa saya pakai dan sejauh ini berhasil.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes